Teman adalah Investasi Masa Depan.

Mungkin, yang mereka lewatkan adalah tentang kebiasaan saya yang akhir-akhir sedikit enggan untuk ngobrol sama orang

….kesan ‘malas’ dan ‘malu’ menyeruak dari sorot mata mereka. Menusuk, dan membuat lidah kelu.

Ah tapi kadang, semua perasaan mengganggu itu harus benar-benar dipangkas habis.

Alasannya, manusia kan memang makhluk sosial yang agamis. Harus pandai-pandai memegang teguh silaturahmi dengan para tuan, nyonya, dan Tuhannya.

Saya jadi ingat pesan dari salah satu kakak, katanya “punya temen itu udah kayak punya investasi sa, baik-baik sama mereka biar kalo ada apa-apa mereka juga gak bakalan males buat bantuin kita”.

Ide bagus! Bisa jadi salah satu alasan, tapi jangan jadi satu-satunya alasan untuk berteman. Bukankah kata Tuhan hablum minannas juga penting dan bakal ikut nentuin bagaimana arah surga dan neraka mu?

Kalo gitu, jangan lupa bernafas! ✋

Advertisements

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.