Miko The Indigo.

“siapa?”

“seseorang yang lagi nunggu kamu”

“….”

“tinggal kamunya aja yang harus buka mata”

“yang mana?”

“yang pernah ngajakin pulang bareng”

“….” berpikir keras

“….” hening


“untuk seseorang yang sudah kutunggu selama tujuh tahun, haruskah ku perpanjang?”

“tidak usah, sepertinya dia sudah menemukan orang lain untuk ditunggu”

“ah ya sudah” ucapku kecewa.

“….”

“eh coba kuluruskan, bisa kah kau deskripsikan seseorang yang sedang kita obrolkan?”

“tunggu”

“motor apa?”

“lampu kotak, jok hitam, ada senderan di belakang”

“terus?”

“….”

“yang ini?”

“kayaknya, eh tapi tadi aku liat orang itu juga kok”

“jadi kutunggu jangan?”

“tapi kamunya jangan ngejar, jangan ngoyo-ngoyo”

“….” diam

“kalo kamu yang ngejar, berarti kalo dia respon itu semata-mata hanya karena kamu. Biar dia yang berusaha”

“iya” ucapku lemah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.