Membelenggu Ingatan.

“Bagus lembahnya ya kak, kayak peti harta karun, itu yang berkilau teh kayak perhiasan-perhiasannya” seruku dengan nada keras, berusaha melawan deru angin yang dibelah oleh sepeda motor.

“Ah dasar tukang khayal, mana ih da biasa aja” balas Surya sekenanya.

“Itu ih, makanya harus dihayati geura”

“….” lalu Surya diam, padahal tengah turut menggambar peti harta karun itu di dalam otaknya.


Sejenak, nyanyian Kutojaya tidak lagi terhiraukan. Bayangan Surya muncul tiba-tiba, dan saya jelas tidak bisa mengelak, lagi.

Celaka lah seluruh ingatan ini, sungguh baik budi Aray jika mau menerima sosok sehina ini

….yang pernah terikat oleh beberapa nama, secara diam-diam, atau yang pernah terekspos hingga ke muka publik.

Aray, saya jelas bukan sosok yang baik!


“Kita bisa memiliki raga seseorang, tapi tidak bisa memiliki jiwanya.

Kita bisa membelenggu seseorang, tapi tidak ingatannya”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s