Cinta Pertama dan Kehendak Tuhan.

“Saya ingin hidup seperti Ghea”

Menderita maksudmu?”

“Tidak”

“Lantas?”

“Hidup dengan cinta pertama yang sangat ia cintai”

“Walau cinta Harak turut habis dimakan waktu?”

“Ya, biar saja”

“Gila!”

“Lantas apa yang akan kau lakukan?”

“Berdoa pelan-pelan kepada Tuhan”

“Kenapa tidak berusaha keras?”

“Ah, Tuhan tidak suka dibentak”

“Apa akan berhasil?”

“Kata Tuhan sih iya, katanya berdoalah kepada-Ku maka akan aku kabulkan seluruh doamu”

“Kalau ternyata tidak terwujud?”

“Pasti akan ia ganti dengan sosok yang lebih baik”

“Kalau ternyata maut datang lebih dulu?”

“Biar, mungkin dia akan memberikan seseorang yang baik budinya, tapi nanti di dalam surga”

“Kalau tidak masuk surga?”

“Tuhan sudah janji, untung saya Islam”

“Emang solatmu sudah sempurna?”

“Tidak apa, Tuhan Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

“Ah klise”

“Maaf….”

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. Follback aku dong😊

    Like

  2. Tidak klise di mataku…

    Liked by 1 person

    1. lutviaresta says:

      Pun Aray demikian, terkabul semoga

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.