Bersabarlah.

“Jangan menunda pendakian hanya karena menunggu sesuatu yang belum tentu datang tepat waktu”

“Tapi….”

“Menunggu lah di puncak! Tentu setelah membangun sebuah tenda, menyalakan perapian, dan duduk dengan perut yang kenyang karena seporsi mie instan hangat”

“….”

“Tuhan tidak akan menguji seseorang melebihi batas kemampuannya dalam menghadapi ujian itu”

“Boleh kah demikian?”

“Tentu!”

“Apa saya egois?”

“Tentu tidak. Mendaki lah sampai lelah. Jangan berhenti sampai kau mendengar sayup-sayup langkah kaki”

“Jika tidak?”

“Maka Tuhan selalu punya rencana cadangan, bersabarlah”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.