Menunaikan Rindu.

Seperti biasa, Aray mungkin tidak akan pernah membaca semua tulisan ini

….tapi ya sudahlah, bukankah semua akan lebih baik jika kami berubah jadi dua orang yang saling membodohi?

Ah salah, akan berubah lebih baik jika dia tidak pernah bisa menerka apa yang saya pikirkan mulai hari ini.

“Jangan berubah riuh dan menyebalkan” bisik ku hati-hati.

Selamat, untuk pencapaian misi yang selalu tertunda sampai bertahun-tahun. Selamat karena sudah meruntuhkan ego, lalu dengan senyum tulus turut ‘bergabung dalam koloni’.


Jika bukan karena iman dan rasa malu, ingin saya jabat tangan tuan lebih lama, lalu saya simpan diam-diam.

Terima kasih, karena sudah memasang wajah manis dan senyum penuh bahagia. Lalu menghampiri dan memberi salam dengan telapak tangan sehangat wedang.

Beruntung saya tidak serta merta menjadi gila, atau anarki seketika. Setelah jabatan tangan yang penuh rindu, saya hanya mampu menunduk dan mengalihkan pandangan ke sudut aman di pojok aula.

Saya benar-benar ingin memeluk tuan, membisikan rindu setengah matang, lalu mengucap kata cinta sampai bosan

….beruntung, saya perempuan yang masih dititipkan iman dan rasa malu. Kalau tidak, hancurlah semua dinding yang sudah susah payah saya pasang.

Sejak hari kemarin, semoga tuan dan saya selalu dipertemukan di waktu yang paling tepat. Tidak saling menyakiti, apalagi melanggar janji.

Saya turut bahagia jika Tuhan melimpahkan sebagian bahagia-Nya kepadamu.

Jagalah diri tuan dengan baik, jangan membenci apalagi mencaci. Jangan hancur apalagi lebur.

Salam rindu, dari seseorang yang menjadikan tuan sebagai cinta pertamanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s