Bagaimana Al-Qur’an Bisa Mengubah Bencana Menjadi Berkah

  1. Hari ke tiga belas ramadan, bertepatan dengan tanggal 28 Mei 2018.
  2. Oleh Ir. H. Budi Prayitno, disampaikan di Mesjid Darut Tauhid Bandung pukul 19.32 WIB.
  3. Bagi sebagian orang, ujian adalah sesuatu yang akan memberatkan kehidupannya (bentuk pemikiran yang TENTU akan semakin menjauhkan dirinya dari Allah SWT)
  4. Bagi sebagian yang lain, ujian adalah sesuatu yang akan dia hadapi dengan ikhlas (bentuk pemikiran yang akan semakin mendekatkan dirinya kepada Allah SWT)
  5. Cerita ini diangkat dari kisah Teh Ghianisa/Ica (putri Ust. Abdullah Gymnastiar) yang baru saja kehilangan putri keduanya yang berusia 52 hari (belum genap dua bulan bukan?)
  6. Ketika ditimpa musibah tersebut, Teh Icha tidak menunjukkan kesedihan sedikitpun. Bahkan ia hanya membalas dengan senyum seraya berkata “semua itu milik Allah, Ica hanya dititipin. Jadi tidak perlu berlarut-larut dalam kesedihan”
  7. Intinya, kita harus pandai-pandai bersyukur atas semua nikmat yang sudah Allah beri di dalam hidup kita.
  8. Kalau pun ternyata doa-doa kita belum terkabul, maka jangan pernah bersedih hati! Allah akan kabulkan di waktu yang paling tepat menurut-Nya, atau Allah akan ganti dengan sesuatu yang lebih baik menurut-Nya.
  9. Begitu banyak nikmat, tapi hanya karena dapat sekali musibah, kita seringkali lupa akan semua nikmat tersebut.
  10. Kalau tidak punya uang, jangan bersedih! Karena ada orang yang punya banyak uang tapi malah ditimpakan sakit yang tidak sembuh-sembuh.
  11. Bahkan ujian bisa muncul ketika kita sedang ibadah, baik dengan rasa malas atau riya’.
  12. Ada orang yang ketika mendapat ujian malah menggerutu dengan kalimat ‘Allah salah menentukan takdir, harusnya bukan ke saya! Apa salah saya?’. Padahal sesungguhnya ujian merupakan bentuk rasa sayang Allah kepada kita.
  13. Kalau kita merasa ujian kita berat, maka kita harus ingat pesan Allah dalam Al-Qur’an bahwa Ia hanya akan menimpakan ujian sesuai dengan kapasitas yang dimiliki oleh hamba-Nya.
  14. Kesepian virtual terjadi ketika kita terbuai dengan banyak media sosial dan fitur gadget lalu lupa kalau ternyata Allah selalu memperhatikan setiap hamba-Nya.
  15. Ijabah itu bukan dikabulkan, tapi diterima dan diproses. Kebayang gak kalo ijabah itu artinya dikabulkan, maka Jawa Barat pasti punya empat gubernur! Kan semua doanya dikabulkan wkwk
  16. Allah akan mengabulkan doa di waktu tepat atau menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik, jadi bersabarlah para pejuang!
  17. Jadi kalau ada yang bertanya ‘Allah mana?’ atau ‘Allah kok jauh’, eh inget! Deketin lagi Allah dan Al-Qur’an-Nya
  18. Al-Baqarah: 216 barangkali ketika kamu menyukai sesuatu, hal itu ternyata bukan sesuatu yang baik untuk kamu. Atau ketika kamu membenci sesuatu, ternyata hal itu juga yang terbaik untuk kamu.
  19. Ikhlas! Allah tau mana yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya
  20. Kembali ke Al-Qur’an, “ingatlah kepada Allah, maka Aku akan mengingatmu”.
  21. Semakin sering bersyukur, hidup akan semakin bahagia. Barangkali Allah tidak akan menambah kuantitasnya, tapi ditambah kualitas dari keberkahannya. Karena bagi sebagian orang, nilai itu bukan terletak dari segi kuantitatif tapi kualitasnya.
  22. Dzikir akan memberikan ketenangan di dalam hidup kita.
  23. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Jangan tinggalkan sholat dan zakat.
  24. Kata Nabi kita harus banyak-banyak membaca ‘lahaula wala quwwata illa billah’.
  25. Al-Qur’an bisa mengubah bencana menjadi berkah yang patut untuk disyukuri.
  26. Tidak ada yang keliru dari takdir Allah, semua sudah diukur dan ditentukan dengan kadar yang paling layak.
  27. Menurut Imam Syafi’i (kalo gak salah denger ya hhe), surat terminimal yang harus dikuasai oleh seorang muslim yakni surat Al-Asr. Itu aja cukup! Untuk pegangan di sepanjang hidupnya.
  28. Patuhi orang tua, teruslah berbuat baik, dan senantiasa berbaik sangka kepada Allah.
  29. Al-Qur’an adalah obat untuk penyakit jasmani dan rohani, jadikan ia sebagai sahabat dalam kondisi hidup seburuk apapun.
  30. Meskipun bukan seorang hafidz Qur’an, semoga kita senantiasa untuk mempelajari Al-Qur’an dengan baik.
  31. Semoga Allah berkahi kita dengan keberkahan ramadhan, teruslah berusaha untuk memperbaiki diri (karena Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak pernah berusaha untuk mengubah keadaannya).
Iklan

2 tanggapan untuk “Bagaimana Al-Qur’an Bisa Mengubah Bencana Menjadi Berkah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s