Titik.

Saya benci ketika seseorang yang tidak saya harapkan, datang tiba-tiba dengan rasa penasaran yang besar. Seakan dikejar sesuatu yang tidak ingin kita sapa, atau tidak berniat kita lihat sekali pun.

Ah iya, pun mungkin tuan menganggap saya demikian. Pun tuan mungkin tidak hendak ingin menyapa dan melihat saya sekali pun. Lalu tuan juga benci dengan sosok ‘saya’, pun seperti saya membenci sosok ‘itu’.

Setiap orang ingin bebas, bahkan dalam keadaan terbelenggu sekalipun. Selain saya, pun tuan pasti demikian.

Maka, maaf karena sudah secara tidak sengaja menguntit hidup tuan, demi kepuasan batin yang menggebu sejak 7 tahun lalu.

Anggap saya tidak pernah menunjukkan diri kepada tuan, jika itu bisa membuat tuan merasa bebas dan dibebaskan

….pun, kuberharap yang ‘lain’ juga demikian. Tolong biarkan saya merasa bebas dan dibebaskan.

Terima kasih,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s