Lirik Lagu Rindu yang Kita Tangisi – Elegi

Kita bertemu lagi, akhirnya. Di dua kursi dan satu meja di tengah kita. Aku ingat pertemuan terakhir kita, sedang bertengkar hebat. Lalu diam tak bicara

Tak ada kata maaf yang terucap, pun selamat tinggal yah terdengar. Hanya ada kata ‘cukup sudah’, lalu pergi saling membelakangi diri

Menoleh untuk terakhir kali, tak kita lakui. Benci memeluk diri

Namun masing-masing gambar kita telah jadi saksi, siapa nama yang kita tangisi. Dan bingkai mana yang kita peluk berulang kali, hingga jatuh air mata ke dasar hingga menggenang.

Rindu yang kita tangisi, hingga menggenang. Haruskah menipu diri.

Namun masing-masing gambar kita telah jadi saksi, siapa nama yang kita tangisi. Dan bingkai mana yang kita peluk berulang kali, hingga jatuh air mata ke dasar

Hingga jatuh air mata ke dasar. Hingga jatuh air mata, hingga jatuh air mata ke dasar, hingga menggenang.

Rindu yang kita tangisi, hingga menggenang. Haruskah menipu diri.

Dan kabar yang diam-diam kita curi.

Kita bertemu lagi akhirnya, siapa peduli cerita di baliknya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.