Selamat Mencoba.

Tuan Arai jelas sangat paham kenapa kita harus belajar seni ciamik untuk bersikap bodo amat.

Bukankah tuan yang lain sudah dengan tegas mengajarkan tuan mengenai semuanya?

Lantas, jadilah ia yang menelan buku dan cover-nya mentah-mentah. Hilang, bisu, dan bersikaplah bodo amat.

Saya, dengan kesunyian yang dipaksa oleh senja. Saya titip cinta kalau begitu, biar ia hilang bersamamu.

Berjalanlah perlahan, biar lamat-lamat saya tatap punggung tuan yang menjauh.

Biar, biar saya sakit karena pilu. Sisanya, diatasi seperti tempo hari.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.