Minute Maid Pulpy Orange.

Kemarin kita jalan-jalan ke Gintung, Tangerang. Mencari berkah dan sesuap nasi dengan bekal ilmu pengetahuan di kepala yang jelas belum seberapa dan jauh dari kesempurnaan.

Kemudian Minute Maid Pulpy Orange jadi salah satu peredam nafsu, yang menggelegar kala dibakar matahari Banten yang panasnya bukan main.

Ini berlebihan, saya tau. Tapi matahari Banten memang lebih ekstrim dari matahari Bandung, pantas saja kalau kami menggeliat manja seperti cacing-cacing kepanasan.

Untung ada jus orange takaran instan! Untung masih punya iman! Kalau tidak, mungkin pulang-pulang kami bisa check in ke rumah sakit, akibat kebanyakan ngeluh sama takdir dan kewajiban.

Thanks Gintung dan Minute Maid Pulpy Orange.

Kamar tamu yang full AC, shower, ekstra bantal, ekstra kasur, meja, dan colokan listrik. Lalu kelas hijau yang adem, anak-anak yang hebat, dan pondok pesantren kelas tinggi.

Terimakasih atas pengalaman serunya! Semoga masih dapat kesempatan untuk ‘berkunjung’ atau ‘tinggal’.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.